Terjemahan: Kitab Maqashid Shaum Pdf Fixed [new]
Berpuasa bukan sekadar menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Jauh di balik ritual fisik tersebut, terdapat filosofi mendalam yang menyentuh dimensi spiritual dan sosial. Salah satu rujukan terbaik untuk menyelami hakikat ini adalah kitab Maqashid ash-Shaum karya Sultanul Ulama, Imam Izzuddin bin Abdissalam.
Oleh: [Nama Anda]
- Deskripsi: Pengguna dapat menandai halaman terakhir dibaca atau memberi highlight pada kalimat yang dianggap penting.
- Nilai Tambah: Cocok untuk santri atau penuntut ilmu yang ingin merangkum poin-poin maqashid (tujuan-tujuan puasa) untuk dihafal.
- Muqaddimah (Pendahuluan): Tentang keutamaan Ramadhan dan niat.
- Rukun Puasa: Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
- Perbedaan Qadha dan Fidyah: Kapan seseorang mengganti puasa (qadha) atau cukup membayar fidyah (memberi makan orang miskin).
- Hal-hal yang Membatalkan Puasa: Tidak hanya makan dan minum, tetapi juga suntikan infus (menurut pendapat yang kuat), muntah dengan sengaja, dan hubungan suami istri.
- Hal-hal yang Makruh: Mencicipi makanan tanpa ditelan, berkumur berlebihan, atau mengumpulkan liur lalu menelannya.
- Maqashid (Tujuan Utama): Menjelaskan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar haus, tetapi menahan anggota tubuh dari dosa.
